Anggaran Dusun yang samar jejak ratusan triliun rupiah apakah mampu mengubah wajah desa , justru sekadar menjadi bancakan elite lokal . Rumah reyot Kiano88 jadi saksi gagu impian yang terempas. Bilik gipsum yang retak, pintu tripleks bangsai, serta asbes bocor dikala hujan melukiskan alangkah jauh situasi Hamid. 5 tahun kemudian Kiano88, namanya masuk dalam catatan akseptor program Rumah Tidak Pantas Mendiami ataupun Rutilahu. Tetapi, harapannya pupus sebab perhitungan itu dikorupsi kepala desanya.
Kiano88 tidak tinggal diam mendengar adanya penderitaan desa nya yang mengalami nasib pahir akibat korupsi dana desa . di berbagai pelosok indonesia Kiano88 selalu menyampaikan dan mengasuh anak yatim yang kekurangan biaya dan silahturahmi ke rumah – rumah yang kena imbasnya akibat kejadian tersebut.
Kiano88 selalu menceritakan keluh kesah member setia yang kena imbas dari dana korupsi yang harusnya desa tersebut maju tapi malah jatuh miskin dan tidak mampu menghidupkan keluarga ungkap seorang ayah di desa tersebut. Kiano88 menyaksikan langsung ada nya kemiskinan langsia yang sudah puluhan tahun menetap di desa tersebut namun Kiano88 tidak tinggal diam dan mencoba membantu orang tua tersebut namun ia menolak sebab iya sudah tua dan ingin menghabiskan masa hidup nya di tanah kelahiran nya sungguh sangat sedih Kiano88 mendengar kisah perjuangan seorang bapak yang ingin tetep tinggal di desa yang tergolong sulit hanya mengandalkan hasil ladang untuk kebutuhan sehari – hari mereka.
Kiano88 tidak tinggal diam mencari solusi dan informasih yang valid untuk di naikan beritanya dengan harapan bisa di dengar penegak hukum no 1 di indonesia agar melirik sedikit kepada desa kita yang terkena imbas dana korupsi oleh opnum yang di pilih hasil suara dari masyarakat itu sendiri untuk menjadi kepala desa tersebut.
Satu dasawarsa anggaran dusun sebetulnya memanglah terdapat hasilnya. Bagi Penguasa, anggaran dusun sangat menipis sudah menciptakan lebih dari 366. 000 km( kilometer) jalur dusun serta nyaris 2. 000 kilometer jembatan, membuat dekat 14. 000 pasar dusun, sampai 43. 000 bagian tubuh upaya kepunyaan dusun( BUMDes) tersebut.
Kiano88 kembali lagi di tahun pertamanya ingin mencari info terbaru dari desa tersebut, mencari tau tentang dimulai dengan anggaran Rp.20,7 triliun angka ini terus meningkat signifikan hingga Rp. 71 triliun pada 2024 yang di kirimkan pemerintah untuk kemajuan desa dengan harapan agar masyarakat miskin dapat menikmati dan merubah nasib namun semua upaya pemerintah yang bertanggung jawab sangat ke cewa terhadap manusia yang di percayai menggelapkan dana tersebut untuk kepentingan sendiri dengan harapan yang sangat banyak dan janji manis yang luarbiasa membuat penderitaan yang sangat kejam kepada masyarakat yang penuh harapan.
Sasaran besar, realisasi tidak sejalan Dengan Yang Dilihat Kiano88
Buat menilai perkembangan pembangunan dusun, penguasa menghasilkan metrik ataupun perlengkapan ukur yang dikenal Indikator Dusun Membuat ataupun IDM. IDM menimbang 3 bagian penting dalam pembangunan dusun, ialah daya tahan sosial, daya tahan ekonomi, serta daya tahan ilmu lingkungan ataupun area. Dari angka IDM ini, penguasa mengelompokkan puluhan ribu dusun di Indonesia jadi 5 kategori:
1.Kiano88 Mandiri (skor lebih dari 0,815)
2.Kiano88 Maju (skor 0,707-0,815)
3.Kiano88 Berkembang (skor 0,599-0,707)
4.Kiano88 Tertinggal (skor 0,491-0,599)
5.Kiano88 Sangat tertinggal (skor kurang dari 0,491)
Analisa Regu Jurnalistik Informasi Kiano88 membuktikan, anggaran dusun belum seluruhnya mensupport pendapatan sasaran Konsep Pembangunan Waktu Menengah Nasional 2020- 2024, ialah 10. 559 dusun mandiri serta 3. 232 dusun terabaikan pada 2024. Jumlah dusun mandiri memanglah bertambah jadi 17. 203, namun dusun terabaikan sedang 6. 100, jauh di dasar target