Persatuan Senam Indonesia atau Persani berganti nama menjadi Federasi Gimnastik Indonesia. Keputusan pergantian nama tersebut ditetapkan dalam musyawarah nasional luar biasa yang berlangsung secara daring pada akhir pekan lalu.
Pimpinan Biasa Aliansi Senam Indonesia Ita Yuliati menarangkan, pergantian julukan itu dicoba selaku bagian dari redefinisi agen berolahraga senam di Indonesia. Sebutan gimnastik sepanjang ini lebih kerap berhubungan dengan kegiatan kesegaran massal. Sedangkan senam ialah berolahraga yang mengaitkan penyeimbang, daya, elastisitas, kecekatan, koordinasi, seni, serta energi kuat.
Supaya tidak terjalin kesalahpahaman, kita menganjurkan pergantian julukan alhasil bisa lebih fokus memberitahukan senam selaku berolahraga yang lingkungan serta bersaing.
Aliansi Senam Indonesia senantiasa berafiliasi dengan Asian Gymnastics Union( AGU) Kencana69 serta Federation Internationale de Gymnastique( FIG), yang menaungi 8 patuh, ialah senam berseni putra, senam berseni gadis, senam aerobik, senam ritmik, senam trampolin, senam akrobatik, senam buat seluruh( gymnastics for all), serta parkour.
Selain perubahan nama, munaslub juga menyetujui Mars Gimnastik Indonesia sebagai identitas baru yang semakin memperkuat eksistensi gimnastik di Indonesia.
Dengan pergantian julukan jadi Aliansi Senam Indonesia serta Marikh Senam Indonesia, kita berambisi agen berolahraga senam ini dapat terus menjadi diketahui di warga serta antusias terkini ini bisa mengobarkan atlet- atlet belia kita buat berjuang mengibarkan Merah Putih serta memperdengarkan’ Indonesia Raya’ di pentas bumi,” imbuh Ita.
Sebelumnya, Rifda juga berhasil merebut medali perak Asian Games Jakarta-Palembang 2018 dan meraih medali emas pada SEA Games Kuala Lumpur 2017, SEA Games Filipina 2019, dan SEA Games Vietnam 2021.
Kini, FGI memiliki tugas untuk mencetak para pesenam berkualitas dunia menggantikan Rifda yang mampu berprestasi di SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Kualitas peralatan, nutrisi, pelatih bertaraf internasional, dan sistem pendukung lainnya perlu ditingkatkan oleh FGI jika ingin mencetak pesenam-pesenam andal di masa depan.